Senin, 12 Januari 2015

TERMINOLOGI PARIWISATA

Adult
Adult; kategori dewasa dalam tiket, tidak akan mendapat diskon pada saat pembelian tiket.
Airport Service Charge / Passenger Service Charge
Airport Service Charge / Passenger Service Charge; Biaya yang dibebankan oleh pengelola bandara kepada penumpang pesawat udara yang menggunakan pelayanan bandar udara yang bersangkutan karena ikut memanfaatkan jasa-jasa pelayanan dan penggunaan fasilitas terminal bandar udara tersebut.
Auxiliary Service Operator
Auxiliary Service Operator; Penyelenggara atau penyedia pelayanan meliputi akomodasi hotel, tour, car rental, air taxi, maupun surface transportation yang berkaitan dengan perjalanan penumpang.
Baggage Allounce
Baggage Allounce; Kapasitas bagasi/barang  yang boleh dibawa oleh penumpang untuk keperluan atau kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan.
Baggage Claim Area
Baggage Claim Area; tempat/area pengambilan bagasi di airport.
Baggage Tag
Baggage Tag; Tanda pengenal dari bagasi atau nomor bagasi.
Boarding Pass
Boarding Pass; alat/syarat yang memungkinkan Anda untuk menaiki pesawat terbang.
Boarding Airline / Boarding Member
Boarding Airline; Penerbangan atau airline yang mengangkut penumpang dari suatu kota keberangkatan atau boarding point.
Boarding Point
Boarding Point; kota atau airport tempat penumpang dijadwalkan berangkat memakai suatu penerbangan tertentu.
Booking / Reservation
Booking / Reservation; pemesanan tempat atau akomodasi yang dibuat atau dimiliki penumpang.
Cancellation Fee
Cancellation Fee; Pembayaran atas pembatalan.
Carrying Member / Carrying Airline
Carrying Member / Carrying Airline; Setiap airline yang ikut aktif mengangkut dalam suatu perjalanan penumpang.
Charter Airline
Charter Airline; Bisnis menyewa seluruh pesawat (yaitu, penyewaan) sebagai lawan kursi pesawat individu (yaitu,
pembelian tiket melalui maskapai tradisional).
Check-in
Check-in; tindakan yang dilakukan oleh tamu atau penumpang untuk melaporkan diri kepada pihak hotel maupun airline.
Children
Children; Children (2tahun - 12tahun), kategori anak-anak yang akan dikenakan diskon pada saat pengissuedtan tiket. Akan tetapi, penerbangan lokal Indonesia hanyalah Garuda Indonesia yang memberikan diskon pada anak-anak.
Continue Itinerary
Continue Itinerary; Segmen lanjutan (tidak termasuk Gap) yang dimiliki penumpang dalam suatu perjalanan.
Computer Reservation System (CRS)
Computer Reservation System (CRS); Sistim komputer yang memuat informasi tentang jadwal penerbangan, ketersediaan tempat (seat), harga (fare) dan pelayanan (service) lainnya yang terkait dengan perjalanan penumpang. Sistim ini juga dapat untuk melakukan transaksi reservasi dan proses pengeluaran tiket.
Connecting Flight
Connecting Flight; pemberhentian pesawat terbang di suatu tempat tertentu, kemungkinan untuk pergantian pesawat, biasanya terjadi pada penerbangan internasional.
Destination
Destination; tempat tujuan penerbangan, tempat yang merupakan tujuan akhir dari suatu perjalanan.
Deplanning point
Deplaining point; Kota atau airport tempat penumpang dijadwalkan mengakhiri perjalanannya dalam suatu penerbangan tertentu.
Direct Flight
Direct Flight; Penerbangan langsung dari origin point menuju destination tanpa ada transit.
Duplicate Reservation
Duplicate Reservation; Dua pembukuan atau lebih yang dibuat oleh seseorang atau beberapa penumpang yang sama, sedangkan penumpang tersebut hanya dapat menggunakan salah satu dari reservasi tersebut.
Endorsement
Endorsement; Otorisasi dari perusahaan penerbangan kepada pejabatnya untuk memindahkan hak pemakaian dari ticket atau flight coupon kepada perusahaan penerbangan yang lain.
Estimate Time Arrival (ETA)
Estimate Time Arrival (ETA); Ketika sebuah  kapal, kendaraan, pesawat, kargo, layanan darurat atau komputer diharapkan tiba di tempat tertentu. ETA Biasanya berarti - perkiraan waktu / diharapkan dari kedatangan / untuk mencapai / tersisa.
Estimate Time Departure (ETD)
Estimate Time Departure (ETD); Data dan waktu di mana perjalanan udara atau kapaldiperkirakan akan berangkat dari sebuah kota melalui bandara atau pelabuhan.
Exchange Voucher
Exchange Voucher; Voucher yang di keluarkan oleh BPW yang ada di dalam negeri sebagai pengganti voucher yang di bawa wisatawan dari negaranya.
Fare
Fare; harga yang dikenakan pada penumpang ketika membeli tiket. Fare terdiri dari Fare basic, Fuel Surcharge, Tax, dan Iuran Wajib Jasa Raharja.
Flight Coupon
Flight Coupon; kupon yang harus diisi sesuai dengan data reservasi penerbangan.
Flight Number
Flight Number; nomor penerbangan suatu airline.
Gap
Gap; Bagian dari Itinerary penumpang yang melibatkan transportasi lain di luar airline. Untuk airport yang berbeda tetapi berlokasi pada satu kota yang sama, tidak dikategorikan sebagai Gap.
Group
Group; Permintaan reservasi dari rombongan penumpang dengan jumlah sepuluh orang atau lebih (tidak termasuk bayi) yang bermaksud melakukan perjalanan bersama.
High Season
High Season; masa dimana permintaan terhadap kamar/tiket sangat tinggi, sehingga hotel dan airline sering menaikkan harga kamar/tiket. High season terjadi pada hari-hari besar seperti Natal, Idul Fitri, Tahun Baru, dll.
Inadmissible Passenger
Inadmissible Passenger; Penumpang yang tiba dari suatu penerbangan tetapi kedatangannya ditolak oleh badan yang berwenang di negara tersebut.
Incentive Travel
Incentive Travel; Perjalanan liburan diatur oleh atau melalui majikan dan diberikan sebagai bonus motivasi untuk kualifikasi karyawan atau penjual.
Handicap Passenger
Handicap Passenger; Penumpang yang cacat. Untuk itu, airline selalu memberikan fasilitas-fasilitas yang dapat digunakan oleh penumpang yang cacat, seperti kursi roda, dll.
Infant
Infant; Infant (0bulan – 23bulan), memiliki tingkat diskon yang mencapai 75% dari total fare.
Inclusive Tour
Inclusive Tour; Paket wisata (package tour, inclusive tour) diartikan sebagai suatu perjalanan wisata dengan satu atau lebih tujuan kunjungan yang disusun dari berbagai fasilitas perjalanan tertentu dalam suatu acara perjalanan yang tetap, serta dijual dengan harga tunggal yang menyangkut seluruh komponen dari perjalanan wisata. Sebelum memahami paket wisata, harus dipastikan apakah dalam rangkaian komponen-komponen wisata tersebut terdapat acara mengunjungi objek/atraksi wisata. Bila hanya paket perjalanan (transportasi) dan akomodasi saja, tidak dapat dikatakan paket tour. Paket tersebut hanyalah paket perjalanan Free and Eazy, sementara program tour bisa dipilih sendiri (biasanya memilih seat-in-coach/SIC yang biasanya tersedia di hotel-hotel ).
Interchange Flight
Interchange Flight; Penerbangan yang dioperasikan oleh dua atau lebih perusahaan penerbangan dengan menggunakan peswat yang sama dari suatu boarding point sampai deplaning point untuk memberikan keuntungan perjalanan langsung kepada penumpang.
Interline point
Interline point; Setiap kota atau airport dalam suatu itinerary penumpang, tempat penumpang berganti atau berpindah penerbangan dari suatu airline ke airline lainnya.
Itinerary
Itinerary; Keseluruhan perjalanan penumpang dari awal hingga akhir, meskipun di dalamnya terdapat atau dipisahkan oleh gap.
Late Cancelation
Late Cancelation; Pembatalan reservasi yang dilakukan penumpang menjelang saat keberangkatan sehingga airline tersebut tidak mungkin menjualnya kembali.
Leg
Leg; jarak antara pemberhentian penerbangan yang berurutan pada satu perjalanan.
Low Season
Low Season; Suatu periode dalam setahun dimana arus perjalanan wisatawan rendah.
Married Segment
Married Segment; Penggabungan antara connecting flight dengan leg yang hanya mempunyai perbedaan pada origin dan destination.
Minimum Connecting Time
Minimum Connecting Time; Waktu minimum yang dibutuhkan  operator untuk mentransferpenumpang dan bagasi dari satu penerbangan ke penerbangan yang lain.
Missconnection
Missconnection; Suatu situasi yang terjadi apabila seorang penumpang yang terlambat tiba di interline point akibat dari terlambatnya penerbangan, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dengan penerbangan berikutnya.
Miscellaneous Chargers Order
Miscellaneous Chargers Order; Suatu situasi yang terjadi apabila seorang penumpang yang terlambat tiba di interline point akibat dari terlambatnya penerbangan, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dengan penerbangan berikutnya.
No Record Passenger
No Record Passenger; Suatu keadaan ketika penumpang yang telah memiliki reservasi dan menunjukkan tiket dengan status confirm atau ok, tetapi airline office dari boarding member di kota tersebut tidak memiliki catatan transaksi (record) yang menyatakan bahwa airline pernah memberikan reservasi kepada penumpang tersebut atau menerima reservasi dengan status confirm atau ok seperti yang tertera pada tiket.
No Show Passenger
No Show Passenger; Suatu kelalaian penumpang untuk menggunakan penerbangan yang telah dipesan atau dibuatnya. No Show terdiri dari kata No = Tidak dan kata Show = Lihat, jadi secara umumnya No Show dapat diartikan tidak terlihat atau tidak kelihatan. Kenapa No Show bisa terjadi? Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya No Show.
Penumpang yang tidak hadir karena alasan tertentu. Penumpang yang tidak hadir pada saat pesawat akan berangkat dan dia mempunyai reservasi pada jadwal penerbangan itu, maka penumpang ini disebut telah No Show.
Kelalaian pihak airlines atau travel agent. Kelalaian dalam membatalkan reservasi oleh pihak airlines atau travel agent dimana penumpang sebelumnya sudah melakukan konfirmasi untuk membatalkan perjalanannya kepada bagian reservasi airlines atau travel agent.
Reservasi fiktif. Adanya reservasi yang telah reconfirm namun fiktif atau lain kata tiket untuk reservasi tersebut tidak ditulis dan penumpang atas nama seperti yang tertera pada reservasi tersebut tidak ada. Hingga sampai pada saat pesawat sudah terbang reservasi ini tidak dibatalkan oleh si pembuat reservasi.
Untuk penumpang yang No Show ini biasanya masing masing Airlines menetapkan atau mengenakan biaya kepada penumpang atas ketidak hadirannya tersebut atau juga kepada pembuat reservasi atas kelalaiannya tersebut. Besarnya biaya yang dikenakan tergantung dari masing masing airlines.
Non Carrying Airline / Non Participating Airline
Non Carrying Airline / Non Participating Airline; Airline yang tidak ikut berpartisipasi dalam menerbangkan penumpang, tetapi menangani permintaan atau pembuatan reservasinya.
Opendate Ticket
Opendate Ticket; Tiket penerbangan yang telah di terbitkan dengan tanggal keberangkatan dan atau nomor penerbitan yang belum bisa di pastikan. Bagi pemegang tiket terbuka yang akan melakukan penerbangan, lebih dahulu harus meminta kepastian (konfirmasi) kepada perusahaan penerbangan.
Originating Airline / Originating Member
Originating Airline / Originating Member; Airline yang mengawali pengangkutan penumpang sesuai dengan portion pertamanya di dalam suatu itinerary penumpang.
Origin
Origin; Kota awal sebelum keberangkatan dimana seorang penumpang memulai perjalanan.
Over Booking
Over Booking; Sutu keadaan ketika perusahaan airline melakuakn penerimaan reservasi melebihi kepasitas yang dapat dijual.
Over Sale
Over Sale; Sebuah kondisi dimana harga sebuah aset telah merosot tajam, dan ketingkat bawah yang nilai sebenarnya berada.
Passenger Name Record
Passenger Name Record; Catatan transaksi reservasi yang telah dibuat oleh setiap penumpang, lengkap dengan berbagai informasi yang diperlukan untuk memproses dan mengontrol transaksi reservasi tersebut, baik oleh kantor penjualan maupun participating airlines.
PNR Address
PNR Addres; Suatu nomor file referensi yang diberikan oleh sistem komputer reservasi untuk setiap transaksi reservasi atau Passenger name Record.
Predesignated Points
Predesignated Points; Alamat kota atau lokasi dari masing-masing airline sebagai  tujuan pengiriman ataupun permintaan transaksi reservasi.
Preflight Checked
Preflight Checked; Prosedur yang dilakukan oleh masing-masing airline untuk melakukan check terhadap seluruh catatan transaksi reservasinya guna memastikan seluruh transaksi reservasi telah benar.
Prepaid Ticket Advice (PTA)
Prepaid Ticket Advice (PTA); Pemberitahuan melalui teletype komersial atau surat bahwa seseorang dalam satu kota dapat meminta penerbitan prabayar transportasi ke orang lain di kota lain.
Reconfirmation
Reconfirmation; ketentuan yang digunakan oleh beberapa airline yang mengharuskan penumpang melapor kembali atau menghubungi airline tersebut guna memastikan keberangkatan nya atas transaksi reservasi yang dimiliki atau yang telah dibuatnya.
Rebooking
Rebooking; Perubahan terhadap jam dan jadwal pembukuan.
Revalidation
Revalidation; Stempel resmi atau penulisan pada kupon penerbangan atau pada flight coupon yang menunjukkan bahwa itu telah resmi di ubah oleh pihak pengangkut.
Change Date
Change Date; Perubahan tanggal  atau jadwal tiket penerbangan sesuai dengan keinginan penumpang.
Schedule Airline
Schedule Airline; Jadwal penerbangan dari suatu airline yang diumumkan secara resmi melalui time table atau Official Airline Guide (OAG) denagn menggunakn 2/3 kode angka / huruf yang merupakan singkatan dari airline dan kota-kota yang diterbangi, yaitu 3 letter city / airport codes.
Schedule Change
Schedule Change; Setiap perubahan jadwal penerbangan yang harus disampaikan kepada setiap penumpang yang telah memiliki reservasi. Perubahan tersebut dapat berupa perubahan jam keberangkatan / kedatangan., perubahan nomor penerbangan, frekuensi penerbangan, perubahan kelas pembukuan, rute dan sebagainya.
Segment
Segment; Sebuah leg atau sekelompok leg dari boarding point seorang penumpang hingga deplaning point pada suatu penerbangan tertentu.
Go Show
Go Show; Go Show terdiri dari kata Go = Pergi dan kata Show = Lihat, jadi secara kasarnya Go Show berarti pergi dan lihat. Pergi berarti kita sebagai calon penumpang langsung menuju kebandara untuk mendapatkan tiket keberangkatan dan lihat berarti kita melihat apakah ada kemungkinan untuk kita bisa mendapatkan seat untuk perjalanan kita tersebut. Go Show biasanya dilakukan oleh calon penumpang yang mendesak untuk berangkat dimana tiket untuk keberangkatan ini tidak bisa lagi dilakukan reservasinya dikantor penjualan kota airlines maupun di travel agent. Waktu Go Show ini biasanya adalah 2-3 jam sebelum waktu keberangkatan pesawat. Cara mendapatkan seat go show ini sama seperti melakukan reservasi seat pada umumnya, namun yang membedakan adalah reservasi go show hanya dapat dilakukan oleh staff airlines yang bertugas dibandara.
Transit
Transit; Kendaraan penumpang ( pesawat terbang, kereta api, kapal laut, dsb) yang berhenti sementara di suatu tempat tertentu menambah konsumsi, dsb.
Stop Over
Stop Over; Pemutusan atau penghentian perjalanan yang dilakukan atas kehendak dan atas persetujuan sebelumnya oleh airline yang bersangkutan, di satu kota antara tempat keberangkatan dan tujuan.
Arrunk
Arrunk; Waktu kedatangan pesawat tidak diketahui.
Hub and Spoke
Hub and Spoke; Sistem transportasi udara dimana bandara lokal menawarkan transportasi udara ke bandara pusat dimana penerbangan jarak jauh yang tersedia.
Checked Baggage
Checked Baggage; Bagasi terdaftar adalah bagasi penumpang yang di muat khusus di dalam ruang barang pesawat (baggage compartement) setiap bagasi penumpang tersebut akan di berikan lebel baggage atau claim tag dengan demikian semua bagasi penumpang akan terdaftar dan kemungkinan kehilangan bagasi sangat kecil.
Terminal
Terminal; Komponen penting dalam system transportasi yang di representasikan dengan titik dimana penumpang dan barang masuk dan keluar dari system dan juga di sebut sebagai prasarana transportasi jalan untuk keperluan memuat dan menurunkan orang atau barang serta mengatur kedatangan dan pemberangkatan kendaraan umum.
Runway
Runway; Jalur landasan pacu naik turunnya pesawat.
Ticketing Time Limit
Ticketing Time Limit; Batas waktu yang telah ditetapkan oleh Airline, yakni penumpang yang telah memiliki reservasi konfirm harus sudah membeli tiket, atau bagi penumpang yang telah holding tiket tetapi harus direvalidasi ataupun reissued.
Unaccompanied Minor
Unaccompanied Minor; Seorang anak di bawah 12 tahun yang berpergian dengan pengawalan yang  di sediakan oleh perusahaan penerbangan.
Very Important Person (VIP)
Very Important Person (VIP); Penumpang pesawat yang harus mendapat perlakuan yang sangat istimewa.
Excess Baggage
Excess Baggage; Barang bawaan penumpang pesawat terbang melebihi batas berat yang di tentukan. Untuk setiap KG kelebihan berat barang di kenakan satu persen dari harga tiket kelas eksekutif.
Unchecked Baggage
Unchecked Baggage; Barang bawaan penumpang pesawat udara yang diizinkan untukdibawa masuk dalam kabin penumpang.
Cargo
Cargo; Semua barang yang dikirim melalui udara (pesawat terbang), laut (kapal) atau darat (truk kontainer) untuk diperdagangkan, baik antar wilayah atau kota di dalam negeri maupun antar negara (internasional) yang dikenal dengan istilah ekspor-impor.
Delay
Delay; Keterlambatan keberangkatan dan kedatangan.
Conveyor Belt
Conveyor Belt; Sebuah alat mekanis yang terdiri dari sabuk bergerak terus-menerus yang mengangkut bahan atau paket dari satu tempat ke tempat lain.
In Flight Service
In Flight Service; Proses pelayanan penumpang selama di perjalanan atau di dalam pesawat.
Fragile Goods
Fragile Goods; Barang – barang yang mudah pecah-belah.
Perishable Goods;
Perishable Goods; Barang-barang peka waktu.
CIQ
CIQ; Lembaga pemerintahan yang bertugas mengatur , mengawasi dan mengamankan lalu lintas keluar masuknya manusia , barang-barang dan makhluk hidup demi tegaknya kewibawaan pemerintah suatu negara.
OSI (Other Service Information) / SSR (Special Service Requirement)

OSI (Other Service Information) / SSR (Special Service Requirement); Informasi tambahan lainnya yang di berikan kepada penerima pesan untuk mendapatkan informasi tanpa membutuhkan jawaban dari penerima/ Informasi reservasi mengenai prosedur tertentu atau lainnya yang membutuhkan penerima untuk menjawab atau mengambil tindakan dengan segera.

Jumat, 21 November 2014

Istilah dan Singkatan dalam Industri Pariwisata


  A
  • Aisle seat: Kursi di sebelah lorong pesawat atau kereta api
  • Akomodosi: Hotel atau tempat menginap wisatawan dalam perjalanan wisatanya
  • Arrival: Jadwal kedatangan
  • Arunk (Arrival Unknown): Seseorang yang melakukan penerbangan terusan dari suatu kota ke kota berikutnya, tetapi jadwal kedatangannya sebelum penerbangan terusan ini tidak diketahui, contohnya, seseorang dari kota A akan melakukan penerbangan dari kota B ke kota C, tetapi jadwal kedatangannya dari kota A ke kota B tidak diketahui. 
           ·          B
  • BB (Bed and Breakfast): Suatu hotel yang menyediakan kamar termasuk makan pagi di hotel tersebut.

           ·          C
  • Caddy: Tukang angkat-angkat atau pesuruh dalam permainan golf yang membawa tas golf berisikan beberapa stick golf
  • Cancel: Pembatalan suatu produk yang telah di pesan oleh konsumen sebelumnya.
  • Cancellation Fee: Biaya atas pembatalan penggunaan jasa yang telah dipesan sebelumnya seperti, pembatalan pemesanan hotel, tiket pesawat, paket tour dan lain-lain. 
  • Check In: Melaporkan diri untuk pemakaian jasa yang telah dipesan sebelumnya seperti  pada hotel atau pada suatu penerbangan
  • Check out: Melaporkan diri atas telah berakhirnya pemakaian jasa atau produk wisata yang digunakan 
  • Confidential tariff: Harga yang berlaku antara pihak-pihak tertentu sesuai dengan harga yang telah disepakati dalam perjanjian yang telah dibuat.
  • Confirmed: Pemesanan suatu produk atau jasa telah disetujui
  • Contract Rate: Harga perjanjian antara dua penyedia jasa pelayanan pariwisata
  • Conveyor belt: Ban berjalan di bandara tempat kita mengambil barang/bagasi

           ·          D
  • Delay: Penundaan jadwal yang telah ditetapkan seperti jadwal keberangkatan pesawat
  • Departure: Jadwal keberangkatan
  • Destination: Destinasi, Daerah yang menjadi tujuan dalam perjalanan wisata.
  • Direct Flight: Penerbangan langsung tanpa transit 
  • Double bed: Satu buah tempat tidur buat dua orang
  • Due Date: Tanggal jatuh tempo suatu pembayaran atau bisa juga digunakan sebagai tanggal jatuh tempo atas reservasi atau pemesanan. 

           ·          E
  • Entertain: Menjamu dimana maksudnya menjamu partner kerja untuk mempererat hubungan kerja
  • ETA (Estimate Time Arrival): Perkiraan waktu kedatangan suatu penerbangan.
  • ETD (Estimate Time Departure): Perkiraan waktu keberangkatan suatu penerbangan
  • Extra bed: tempat tidur tambahan
           ·          F
  • Fam Trip: Suatu perjalanan untuk lebih mengenal produk-produk wisata atau destinasi wisata
  • Free Flow: Secara harfiah diartikan kedalam Bahasa Indonesia berarti mengalir secara bebas, maksudnya adalah semacam tawaran dari perusahaan jasa untuk memberikan pelayanan secara gratis kepada konsumen. Misal pada suatu hotel yang mengadakan suatu acara memberikan free flow soft drink  yang berarti konsumen bisa menikmati soft drink sepuas-puasnya dalam acara tersebut.
  • Full board: Suatu hotel yang menyediakan penginapan termasuk didalamnya memberi konsumsi (Makan Pagi, Siang dan makan malam) kepada tamunya selama menginap di hotel tersebut.
  • Full Day Tour: Suatu tour yang berlangsung dalam satu hari penuh.

           ·          G
  • Go Show: Istilah ini lebih sering di artikan sebagai seseorang yang datang langsung ke Bandara untuk mendapatkan tiket penerbangan tanpa pemesanan sebelumnya
  • Group rates: Harga kamar suatu hotel yang diperuntukkan bagi suatu rombongan yang datang secara bersama-sama dalam suatu kelompok.
  • Guest: Tamu/wisatawan
  • Guide: Dalam bahasa Indonesia lebih familiar di sebut dengan Pramuwisata atau pemandu wisata yang menemani dan memberi informasi kepada wisatawan tentang hal-hal yang dikunjunginya termasuk juga tentang adat-istiadat masyarakat setempat.
           ·          H
  • Half Day Tour : Lebih sering digunakan dalam suatu paket tour yang maksudnya suatu tour hanya berlangsung setengah hari.
  • Host: Tuan Rumah
           ·          I
  • In House Guest: Tamu/wisatawan yang sedang tinggal/menginap di suatu hotel
  • Infant: Berarti bayi yang di dalam penerbangan biasanya di pendekkan menjadi INF yakni bayi masih berusia di bawah 24 bulan
  • Itinerary: Jadwal perjalanan secara detail termasuk jadwal kedatangan dan keberangkatan seorang wisatawan
           ·         
J
  • Jet lag: Merupakan suatu perasaan yang sangat lelah sewaktu melakukan penerbangan yang sangat lama
           ·          L
  • Landing: Posisi pesawat udara menuju tempat pendaratannya hingga sampai berhenti mendara di Bandara yang ditujunya
  • Length of Stay: Jangka waktu berapa lama wisatawan tinggal di suatu hotel
  • LO (Liaison Officer): Petugas Penghubung/perantara yang membantu pengunjung atau tamu untuk mengantar ketempat-tempat tujuannya 
  • Lost and Found (LF): Tempat melaporkan diri jika barang/bagasi tertinggal selama penerbangan
           ·          M

  • Meeting: Rapat atau pertemuan

           ·          N
  • No Show:  Seseorang yang telah memesan suatu produk tapi tidak datang pada tanggal pemesanannya tersebut. 
           ·          O

  • Occupancy: Tingkat Hunian Kamar suatu hotel
  • Origin: Daerah asal wisatawan
  • Over Flow Rates: Harga kamar yang sifatnya khusus terutama pada tamu yang dikirim oleh hotel lain, karena hotel yang bersangkutan sedang penuh.

           ·          P
  • Pick Up Time: Waktu penjemputan wisatawan 
  • Porter: Petugas resmi di bandara/pelabuhan yang di menawarkan jasa untuk mengangkat barang/bagasi
  • Porter fee: Uang/biaya untuk jasa porter
  • Published rate: Harga kamar suatu hotel yang dijual sesuai dengan yang dipublikasikan kepada masyarakat umum.

           ·          R
  • Refund: Pengembalian atas pembayaran konsumen yang telah membayar suatu produk seperti, paket tour, tiket pesawat, akomodasi dll, karena suatu hal konsumen tersebut membatalkan rencana perjalanannya.
  • Reservasi: Pemesanan suatu produk atau jasa yang akan digunakan.
  • Reserved: Suatu produk atau jasa telah dipesan sebelumnya dan telah disetujui.
  • Rooming List: Daftar jumlah kamar yang akan digunakan oleh suatu grup yang akan menginap di suatu hotel.
  • Runway: Landasan Pacu Pesawat

           ·          S
  • Sightseeing: Perjalanan wisata singkat untuk melihat-lihat sekitarnya
  • Single bed: Tempat tidur buat satu orang
  • Sunrise: Matahari terbit
  • Sunset: Matahari terbenam
           ·          T

  • Take off : Posisi pesawat udara ketika mulai terbang ke angkasa hingga sudah tidak menyentuh daratan lagi.
  • Tee: Tempat permulaan atau awal dalam permainan golf
  • Tee off: Mulai memukul bola dalam permainan golf
  • Tansfer In: Penjemputan Wisatawan yang baru datang untuk berwisata dari pelabuhan kapal atau dari bandar udara untuk diantar ke tempat penginapannya. 
  • Transfer Out: Pengantaran tamu dari tempat penginapannya ke pelabuhan kapal atau ke bandar udara karena tamu tersebut sudah mau pulang ke negara kediamannya
  • Travel Agent Rates : Harga kamar berdasarkan perjanjian antara pihak Travel Agent (Biro Perjalanan) dengan pihak hotel.
  • Transit: Berhenti sebentar di suatu kota untuk pindah ke penerbangan lain.
  • Twin bed: dua buah tempat tidur terpisah yang masing-masing diperuntukkan buat satu orang

           ·         

  • Upgrade: Meningkatkan/Menaikkan, misal ketika menginap di standard room di upgrade ke superior room
           ·         
V
  • VIP (Very Importan person) : Orang Penting yang ikut dalam suatu paket wisata seperti seorang komisaris perusahaan atau seorang pejabat pemerintahan dan lain-lain
  • Voucher: Tanda bukti yang digunakan oleh konsumen untuk mengklaim jasa yang telah dipesannya atau didapatnya kepada perusahaan yang menyediakan jasa sesuai yang tertera di dalam voucher tersebut, dan perusahaan yang bersangkutan akan menagih pembayaran kepada pihak yang menerbitkan/issued voucher

           ·          W
  • Walk In Guest: Tamu yang datang sendiri ke hotel tanpa melalui penyedia jasa seperti Travel Agent ataupun melalui jasa seseorang
  • Weekend rates: Harga kamar yang berlaku untuk akhir pekan seperti pada hari sabtu dan hari minggu
  • Window seat: Tempat duduk yang letaknya tepat dekat jendela
  • Window shopping: Pergi ke pusat-pusat perbelanjaan hanya sekedar melihat-lihat



Jumat, 14 November 2014

TEKNIK DASAR PEMANDUAN WISATA

Dalam penanganannya, pemandu wisata dituntut memerlukan sikap-sikap yang baik dalam penyampaian atau menjelaskan (intepretasi) suatu materi/informasi kepada wisatawan. Ada 9 Teknik dasar intepretasi yang diperlukan oleh pemandu wisata meliputi gaya bahasa, alur, keterlibatan, alat bantu, tema, suasana, pertanyaan, dan humor.

a. Gaya Bahasa 

Spesifik : Jangan sampai kata-kata kita miliki beberapa arti sehingga pengunjung bingung akan maknanya. Kata-kata yang spesifik akan memberi gambaran yang tajam
Aktif : Hindari sebanyak mungkin kata-kata pasif. Kata-kata aktif akan “menarik” fantasi peserta ke arah topik kita
Kongkrit : kata-kata kita harus menunjukkan suatu benda atau kejadian yang nyata. Kata-kata  yang konkrit membuat peserta lebih yakin akan apa yang kita bawakan
Akrab : Anda bukan sedang berpidato, gunakan bahasa informal seperti berbicara dengan teman-teman anda, Situasi yang akrab membuat suasana yang nyaman dan menghibur.

b. Alur
Interpretasi yang baik adalah perpaduan antara spontanitas dan keteraturan . Anda harus tampak spontan agar pegunjung merasakan suasana yang rileks. Alur interpretasi yang paling mudah digunakan dan manjur adalah
 Pendahuluan, Isi dan Penutup.

c. Bahasa Tubuh
Ekspresi Wajah : Para ahli menyatakan 50% pemahaman muncul dari komunikasi melalui ekpresi wajah bukan kata-kata.
Postur dan Gerakan Tubuh : Postur yang rileks tapi tegap menunjukan kepercayaan diri. Setiap gerakan kita harus menimbulkan makna bagi pengunjung.Bila kita gugup secara tidak segaja muncul gerakan-gerakan yang akan merusak kosentrasi  misal mengoyang-goyang tubuh, bersandar di meja, menyembunyikan tangan, memegang baju dll.

d. Libatkan Pengunjung/Wisatawan
Pengunjung datang atas kemauan sendiri. Jelas mereka tidak ingin dikuliahi seperti di sekolah. Mereka ingin mendapatkan pengalaman bukan pengetahuan. Untuk itu melibatkan pengunjung dalam kegiatan adalalah hal yang sangat mendasar.

e. Alat Bantu
Kita dapat menggunakan berbagai alat bantu sebagai sarana komunikasi nonverbal. Alat bantu ini dapat meningkatkan keingintahuan kalau digunakan dengan tepat. Dan dapat menimbulkan kesan profesional.

f. Angkat Tema Tertentu untuk Menyampaikan Sebuah Pesan
Ingatlah Prinsip Tilden yang kelima. Semua yang diungkapkan dalam interpretasi harus berada dalam kesatuan. Dengan mengungkapkan fakta-fakta kebenaran, inilah yang kita sebut dengan tema. Fakta yang kita ungkapkan sudah kita pillih dengan baik untuk mengilustrasikan tema kita.

g. Suasana
Suasana yang tepat sangat mendukung
 interpretasi, misal : kita bicara obat-obatan tradisional, kita buat tata ruangan yg tradisional, bau-bauan dll. Sikap dan cara bicara kita juga harus diperhatikan, berbicara yang sopan dan tidak menyinggung perasaan wisatawan sangat mutlak dilakukan. Terakhir, Suasana harus mulai diciptakan sejak awal kegiatan.

h. Pertanyaan
Menggunakan pertanyaan untuk melibatkan pengunjung. Bertanya adalah keahlian yang sangat berguna untuk menambah daya tarik Interpretasi kita. Pertanyaan dapat kita gunakan untuk: Merangsang ketertarikan, Membantu mengorganisasi program, Merangsang pemikiran kreatif, Menekankan hal-hal yang penting.

i. Humor
Humor adalah pemanis dalam interpretasi dapat meningkatkan komunikasi dan daya tarik. Humor harus berhubungan dengan tema pembicaraan. Bukan hanya sekedar untuk membuat pengunjung tertawa. Jangan menggunakan humor yang menyinggung, humor harus dimunculkan secara halus, ia harus dirasakan menjadi bagian integral dari uraian


Pelayanan yang baik adalah promosi yang efektif, karena pengunjung yang puas hampir pasti akan menceritakan kepada teman-temannya. Pelayanan yang baik membuat pengunjung kembali lagi. Kita tidak menginginkan pertemuan dengan tamu hanya terjadi satu kali.

Kamis, 13 November 2014

Perbedaan Kelas Layanan di Dalam Pesawat

Pada umumnya ada dua perbedaan mendasar dalam kelas layanan pesawat, yakni kelas bisnis dan kelas ekonomi. Kelas bisnis (business class) berada di 4 baris depan yang disekat oleh korden dan di belakangnya adalah kelas ekonomi.. Setiap kelas tersebut tentu saja mempunyai aturan sendiri-sendiri tetapi aturan ini jarang sekali disampaikan oleh pihak maskapai kepada para penumpangnya.

Sebelum berangkat dengan pesawat ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh setiap calon penumpang, antara lain: kelas layanan, jenis tarif, dan berat bagasi.
·         Kode kelas layanan akan menentukan perbedaan kabin dan layanan di pesawat yaitu F untuk kelas satu/ first class, C untuk kelas bisnis/ business class, dan Y untuk kelas ekonomi/economy class.
·         Jenis Tarif/ fare basis berupa suatu kode yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka yang menunjukkan tipe tarif, nilai fare, serta ketentuan dan aturan penggunaannya.
·         Berat Bagasi menunjukkan batasan jumlah barang/ check baggage yang bisa dibawa secara cuma-cuma oleh penumpang. Ketentuan IATA menyatakan kelas F (First class) 40 kg, C (Business class) 30 kg, Y (ekonomy class) 20 kg. Untuk penerbangan dari dan ke Amerika jumlah bagasi ditentukan dengan piece concept yaitu sejumlah 2 pieces bagasi per penumpang.

Di Indonesia hanya Garuda Indonesia yang mempunyai First Class yaitu penerbangan terbarunya ke Jeddah dengan pesawat Boeing 777. Perbedaan setiap kelas dalam pesawat akan terlihat jelas sekali, dimulai dari harganya.
·         Harga Tiket Pesawat. Passenger yang naik Business Class dan First Class hanya melihat jadwal terbaik sedangkan Passenger yang beli tiket ekonomi biasanya melihat harga terbaik (ekonomis) tanpa melihat jadwal keberangkatan atau maskapainya.
·         Check-In di bandara. Bagi Business Class ada counter khusus untuk check-in, lebih lowong, dan tidak seperti kelas ekonomi yang harus mengantri lama.
·         Lounge/ Ruang Tunggu. Business Class dan First Class dapat menunggu di Gold Loungeyang menyediakan fasilitas kursi pijat, makanan, minuman, toilet yang bersih, dll. Tapi jika kelas ekonomi, harus nunggu di depan pintu.
·         Kursi. Jarak antar kursi yang melegakan kaki, kursi yang super empuk dan luas akan dinikmati oleh Business Class dan First Class.
·         Flight Meal (makanan di pesawat). Business Class dan First Class disiapkan taplak meja, gelas kaca, dll. Pelayanan memuaskan.

Sub Class Tiket Pesawat
Sub Classnya
 ada Y, M, L, K, N, Q, B dan V. Harga sub class Y > M > L > K > N > Q > B > V. Jadi, sub class V merupakan TIKET PROMO yang menawarkan tiket dengan harga termurah. Perbedaan sub class tersebut berkaitan dengan masalah fleksibilitas waktu, yaitu fleksibilitas waktu pembatalan dan fleksibilitas refund tiket. Semakin murah harga tiket, fleksibilitasnya semakin terbatas.